14.2.08

Berak Darah dan Melena

Berak darah atau biasa disebut hematochezia ditandai dengan keluarnya darah berwarna merah terang dari anus, dapat berbentuk gumpalan atau telah bercampur dengan tinja. Sebagian besar berak darah berasal dari luka di usus besar, rektum, atau anus. Warna darah pada tinja tergantung dari lokasi perdarahan. Umumnya, semakin dekat sumber perdarahan dengan anus, semakin terang darah yang keluar. Oleh karena itu, perdarahan di anus, rektum dan kolon sigmoid cenderung berwarna merah terang dibandingkan dengan perdarahan di kolon transversa dan kolon kanan (lebih jauh dari anus) yang berwarna merah gelap atau merah tua.

Pada beberapa penderita, darah yang keluar berwarna hitam, lengket, dan berbau busuk. Tinja yang hitam lengket dan berbau tersebut disebut melena. Melena terjadi jika darah berada dalam usus besar dalam jangka waktu lama sehingga bakteri akan mengurainya menjadi senyawa kimia (hematin) yang berwarna hitam. Oleh karena itu, melena biasanya menandakan perdarahan dari saluran cerna bagian atas (misalnya, perdarahan dari ulkus lambung atau duodenum).

Kadang-kadang, perdarahan dari saluran perncernaan sangat sedikit atau berlangsung perlahan-lahan sehingga tidak menimbulkan berak darah atau melena. Keadaan ini dinamakan perdarahan samar (tidak bisa dilihat dengan mata telanjang). Darah hanya dapat diketahui dengan memeriksa tinja di laboratorium. Penyebab perdarahan samar biasanya sama dengan perdarahan rektal atau melena, bedanya hanya pada intensitasnya dan durasi yang berlangsung perlahan.

Semua jenis perdarahan di atas dapat menyebabkan anemia akibat hilangnya zat besi bersama darah (anemia defisiensi besi).




Terima kasih sudah membaca artikel "Berak Darah dan Melena (,)", semoga bermanfaat :)

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    10 komentar:

    Anonymous said...

    bahaykah berak darah...???
    udah 3 hari ini aq kena diare...
    lha pada hari ketiga ini aq berak darah...

    Anonymous said...

    KALO BISA ARTIKEL YG DIMUT LEBIH OMPLIT LG, SPT GEJA,TANDA2,PENYEBAB,PENCEGAHAN,PENGOBATAN,THX...NURUL

    Anonymous said...

    pengobatannya gmna?

    Anonymous said...

    apa ada false diagnosis dari melena seperti konsumsi obat2an?

    surya said...

    artikel ini sangat membantu..sedikit masukan tolong sertakan juga untuk tips pencegahan dan pengobatanya?

    tolong sarannya,dan saya harus bagaimana? karna saya juga mengalaminya....

    Anonymous said...

    aku udah takut banget. makasih artikel ini udah cukup bantu aku. tapi aku lebih Seneng lagi kalau ada yang kasih cara ngobatinnya tanpa ke dokter. soalnya besok aku udah harus kemah

    Anonymous said...

    saya setiap bulan mengalami berak darah 3-4 hari.itu kenapa ya??trus obatnya apa?berbahayakah?

    Anonymous said...

    berbahayakah melena itu?dan bagaimana cara pengobatannya?

    el_aziz said...

    bagaimana cara mengobati melena?

    game online said...

    saya juga tapi saya tidak merasakan sakit sama sekali dan darah yang saya keluarkan itu banyak sekali q takut melihatnya dan itu sudah dua hari ,.....

    Post a Comment

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)