21 November 2009

Mata Lengket dan Keluar Tahi Mata (Konjungtivitis)

Tanya

Sudah 2 hari anak saya matanya merah, kelopak matanya bengkak, dan banyak keluar tahi mata. Jika bangun pagi, kelopak mata lengket. Saya sudah obati dengan obat tetes mata yang saya beli di warung, tapi gak sembuh-sembuh juga. Mohon informasinya.

Jawab

Anak anda tampaknya terkena infeksi mata. Ciri-Ciri infeksi mata persis seperti apa yang anda ceritakan. Kadang-kadang juga ditemukan gejala seperti mata berair, rasa mengganjal, silau, gatal, panas, atau perih, bahkan gejala sistemik seperti demam dan sakit kepala.

Infeksi mata umumnya disebabkan oleh bakteri (ada tahi mata), kadang-kadang oleh virus (banyak air mata dan ada lendir)

Pengobatan konjungtivitis akibat bakteri adalah dengan tetes mata antibiotik. Biasanya timbul rasa pahit ditenggorokan beberapa saat setelah diteteskan di mata. Pada anak atau bayi, dapat digunakan salep mata antibiotik. Kekurangan salep mata adalah menyebabkan pandangan kabir. Tetapi hal ini berlangsung singkat, sekitar 20 menitan.

Sedangkan konjungtivits akibat virus tidak mempan dengan tetes mata atau salep antibiotik. Pengobatannya hanya bertujuan meringankan gejala, seperti pemberian antinyeri untuk mengatasi rasa perih. Virusnya sendiri akan dilenyapkan oleh sistem pertahanan tubuh.

Obat mata untuk mata merah yang dijual di warung tidak cocok untuk digunakan untuk infeksi mata. Obat tersebut hanya mengandung bahan aktif yang berfungsi mengurangi iritasi mata, bukan untuk membunuh kuman penyebab infeksi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

DISCLAIMER

Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)