15.11.10

Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi?

Secara sekilas, banyak diantara kita menganggap kopi adalah minuman yang cukup ‘keras’. Penampakannya yang hitam dan rasanya yang pahit menguatkan anggapan ini. Jadi wajar jika kemudian timbul pertanyaan: apakah seorang ibu hamil boleh minum kopi? Apakah tidak mempengaruhi janin yang masih lemah dalam kandungannya?

Kopi identik dengan salah satu senyawa yang dikandungnya, yaitu kafein. Sebenarnya, kafein tidak hanya ditemukan dalam kopi, tetapi juga ada dalam teh, coklat, minuman kola, dan obat-obat untuk sakit kepala atau pilek.

Bagi ibu hamil, kafein dapat menyebabkan beberapa efek negatif. Kafein mengerutkan pembuluh darah, sehingga aliran darah ke plasenta berkurang. Akibatnya, risiko melahirkan bayi berat lahir rendah menjadi lebih besar.

Kafein juga dapat dengan mudah melewati sawar darah plasenta dan masuk ke dalam aliran darah janin dan meningkatkan denyut jantung janin. Bahkan efek ini dapat bertahan sampai bayi dilahirkan. Gejalanya adalah pernapasan bayi meningkat dan bayi sulit tidur.

Pada bayi laki-laki, efek kafein dapat menghambat proses turunnya buah zakar dari panggul ke kantung zakar. Akibatnya, buah zakar tetap berada di rongga panggul saat bayi dilahirkan.

Bagi ibu sendiri, kafein dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung, laju pernapasan, dan tekanan darah, sehingga dapat timbul rasa gelisah dan sulit tidur. Selain itu, kafein juga dapat mencetuskan pelepasan asam lambung dan mengakibatkan nyeri ulu hati.

Kopi dan teh selain mengandung kafein juga mengandung fenol. Senyawa ini dapat menghambat penyerapan zat besi di saluran pencernaan. Akibatnya, ibu rentan untuk mengalami anemia.

Menurut American Journal of Obstetrics and Gynecology, ibu hamil yang mengkonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari (setara dengan 2 cangkir kopi instan atau 4 gelas teh) mempunyai risiko mengalami keguguran dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kafein.

Oleh karena itu, ibu hamil sebaiknya menghindari minum kopi selama hamil. Kalaupun ‘harus’ minum, usahakan jumlahnya sedikit.

Bacaan:

  1. http://www.detikhealth.com/read/2010/11/12/170009/1493179/764/5-larangan-saat-hamil-dan-alasannya?d883301heal
  2. http://www.babycentre.co.uk/pregnancy/nutrition/foodsafety/caffeine/
  3. http://www.babycenter.com/caffeine-during-pregnancy
  4. http://www.epigee.org/pregnancy/caffeine.html



Terima kasih sudah membaca artikel "Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? (,)", semoga bermanfaat :)

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    0 komentar:

    Post a Comment

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)