3.11.10

CTM, Bisakah Jadi Obat Tidur?

CTM bukanlah nama kandungan obat, tapi hanyalah salah satu merk dagang dari klorfeniramin, yaitu obat golongan antihistamin.

Seperti halnya antihistamin lain, cara kerja CTM adalah menghambat kerja histamin. Histamin merupakan zat yang diproduksi tubuh yang dapat mencetuskan gejala alergi seperti bersin, mata berair, hidung mampet, dan gatal-gatal di badan. Oleh karena itu manfaat utama dari klorfeniramin adalah mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala alergi yang ditimbulkan oleh histamin.

Dibalik manfaatnya sebagai antialergi, klorfeniramin dapat menyebabkan berbagai macam efek samping, antara lain mengantuk, mulut kering, pusing, gangguan mengingat, kencing tertahan, dan pandangan kabur.
Khusus untuk mengantuk, pada sebagian besar orang, efek samping ini sedemikian kuatnya, sehingga klorfeniramin atau CTM sering digunakan sebagai obat tidur. Lalu timbul pertanyaan, apakah ini diperbolehkan dari sudut pandang medis?

Pada kasus tertentu, misalnya pada keadaan stres, dalam perjalanan, atau adanya hal-hal kecil yang mengganggu tidur, maka CTM dapat digunakan sebagai obat tidur. Tetapi ini dibatasi untuk dua atau tiga hari saja. Mengapa demikian? Karena efek ngantuk CTM cepat ditoleransi oleh tubuh. Artinya, semakin lama kita gunakan CTM, semakin kurang kemanjurannya untuk menimbulkan kantuk. Sebaliknya, semakin besar kemungkinan terjadinya efek samping.

Oleh karena itu, pada gangguan tidur berkepanjangan atau kronis, sebaiknya jangan mengatasinya dengan mengkonsumsi CTM. Tetapi lebih baik melakukan langkah-langkah yang terbukti barmanfaat misalnya dengan mengatur jadwal tidur, menghindari kopi dan tidur di siang hari, melakukan olahraga secara teratur, dan mengelola stres.

Tetapi, jika langkah diatas tidak mampu mengatasi gangguan tidur, maka sebaiknya berkonsultasi ke praktisi kesehatan.

Bacaan:
  1. http://www.mayoclinic.com/health/sleep-aids/AN01820
  2. http://www.webmd.com/allergies/living-with-allergies-10/antihistamines
  3. http://www.drugs.com/mtm/chlorpheniramine.html



Terima kasih sudah membaca artikel "CTM, Bisakah Jadi Obat Tidur? (,)", semoga bermanfaat :)

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    3 komentar:

    Anonymous said...

    sangat bermanfaat artikelnya, trima kasih

    jeje said...

    Sbenarnya obt dats obt apa?
    Apkh kegunaannya bs menimbulkn keguguran atau hal lain yg berhubungan dgn khmilan

    jeje said...

    Sbenarnya obt dats obt apa?
    Apkh kegunaannya bs menimbulkn keguguran atau hal lain yg berhubungan dgn khmilan

    Post a Comment

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)