28 Mei 2011

Mengapa wanita hamil sering kencing? Normalkah?

Sepanjang kehamilan, wanita umumnya mengeluh sering kencing. Keluhan tersebut biasanya lebih berat pada tiga bulan pertama (trimester I) dan tiga bulan terakhir kehamilan (trimester I).



Pada trimester I, mulai terjadi perubahan hormonal pada tubuh ibu hamil. Salah satu efek perubahan tersebut adalah meningkatnya jumlah darah yang beredar di sirkulasi. Peningkatan ini menyebabkan ginjal harus bekerja lebih keras dan menghasilkan air kencing lebih banyak.



Pada trimester III, kandungan yang berisi janin semakin besar dan menekan struktur disekitarnya, termasuk kandung kencing. Tertekannya kandung kencing menyebabkan kapasitas simpannya menjadi berkurang. Dengan kata lain, kandung kencing cepat penuh dan harus sering dikosongkan.



Sering kencing pada saat hamil bukanlah gangguan yang membahayakan. Biasanya keadaan ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan.



Untuk ibu hamil, walaupun sering kencing, dianjurkan tetap minum air dalam jumlah yang cukup. Jangan membatasi air minum hanya gara-gara sering bolak-balik ke kamar mandi.



Ingin tahu Tanggal Perkiraan Melahirkan, Hitung Disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

DISCLAIMER

Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)