Mikrobiologi Sistem Gastroenterohepatologi- Enteric Infection and Food Poisoning - Catatan Dokter

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Mikrobiologi Sistem Gastroenterohepatologi- Enteric Infection and Food Poisoning

Share This
Dental Caries

Etiologi :

Dental Caries sering disebabka oleh bakteri Streptococcus mutans. Juga kadang disebabkan oleh microbiota acidogenic normal lain, meliputi S. sanguis, S. mitis and S. salivarius.

Pathogenesis :

Bakteri Streptococci melekat pada permukaan gigi melalui glukan dan levans yang dihasilkan dari karbohidrat seperti sukrosa (berkembang menjadi plak garam-garam berkumpul); Karies (cavities) yang dihasilkan sebagai asam laktat (diproduksi selama katabolisme gula) melarutkan email gigi.




Treatment :

- Physical removal (dilakukan pembuangan/pembersihan plak) kemudian mengisinya dengan amalgama gigi.

Pencegahan :

- Menyikat gigi dan flossing gigi.
- Flouride Treatment : pasta gigi, air minum, kantor dokter gigi.
- Diet penurunan kadar gula sederhana.

Periodontal Disease ( Acute Necrotizing Ulcerative Gingivitis (ANUG) )


Epidemiologi :

Bacteriodes forsythus, Leptotrichia buccalis, Pophyromonas gingivalis, Treponema vincentii and Eikenella spp. (mikrobiota bakteri normal) gingiva (gusi) jaringan (menyebar ke langit-langit lunak, daerah tonsilar) menyebabkan pembusukan dari gingiva (bau busuk), yang menyebabkan pengenduran dan hilangnya gigi.

Patogenesis :

Akumulasi plak gigi menyebabkan penekanan keluar ulcer di jaringan gingiva (gusi) (menyebar ke langit-langit lunak, daerah tonsilar)--> menyebabkan pembusukan dari gingiva (bau busuk), yang menyebabkan pengenduran dan hilangnya gigi.

Treatment :


- Surgery
- Antibiotic


Pencegahan :

- Menggosok gigi
- Diet kadar gula

Mumps (Radang Kelenjar Parotis)


Epidemiologi :

Mumps virus ditransmisikan melalui sekresi respirasi atau saliva (air ludah) sebelum symptom-nya muncul. Sekitar 400 kasus dilaporkan di US setiap tahun (kebanyakan penderita dengan umur 5-10 tahun) dengan 1/3 nya asymptomatik.

Patogenesis :

Infeksi kelenjar parotid --> demam, akumulasi saliva (parotis bengkak dan nyeri) setelah 16-18 hari, komplikasi berupa infeksi ovarium, testis, thyroid, pankreas, CNS (Meningitis, Encephalitis, Tuli).



Helicobacter Peptic Disease Syndrome (Ulcers)


Epidemiologi :

Helicobacter ditransmisikan secara oral/feco oral. Hubungan antara Helicobacter dengan Ulcers ditemukan pada tahun 1982 oleh Marshall and Warren.

Helicobacter dan Penyakit Ulkus Gaster :

1. Helicobacter Pylori (Bakteri Gram negatif, spiral) terkait dengan 90% kejadian Ulkus duodenal dan 70-80 % kejadian Ulkus Gaster.

2. Diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan biopsi jaringan tetapi sulit untuk dlakukan melalui media kultur.

3. Mengganggu mukosa lambung dan terapi kombinasi dengan klaritromisin dan amoxicilin.

Setiap tahunnya : sekitar 4 juta orang di US mengalami ulkus, sekitar 40 ribu diantaranya harus dirawat di rumah sakit, sekitar 6 ribu mengalami kematian karna komplikasi seperti pendarahan, perforasi dinding organ, serta penyempitan dan penyumbatan saluran pencernaan.



to be continued....

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages