28.3.12

Gejala awal infeksi HIV/AIDS?

“Adakah tanda atau gejala yang timbul beberapa hari setelah tertular virus HIV/AIDS, misalnya setelah hubungan seks dengan PSK?”



Berbeda dengan penyakit GO atau kencing nanah dimana akan keluar nanah disertai rasa nyeri dari saluran kencing, infeksi HIV/AIDS tidak mempunyai gejala yang jelas beberapa hari setelah infeksi.



Penderita biasanya hanya mengalami gejala mirip gejala pilek, yaitu demam, lemas, sakit kepala, radang tenggorokan, dan bengkak pada kelenjar limfe. Gejala ini muncul beberapa hari atau minggu setelah terpapar pertama kali.



Oleh karena tidak jelasnya gejala, maka infeksi HIV/AIDS tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan gejala yang muncul, tetapi perlu dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium.



8 sampai 10 tahun



Sayangnya, pemeriksaan yang tersedia tidak serta merta dapat mendeteksi orang yang baru terkena HIV/AIDS. Paling tidak, butuh sekitar 2 minggu sampai 6 bulan (rata-rata 3 bulan) baru HIV bisa terdeteksi dengan pemeriksaan standar.



Agar lebih cepat diketahui, butuh pemeriksaan yang lebih canggih yaitu pemeriksaan PCR HIV. Tetapi, pemeriksaan ini masih mahal dan tidak semua laboratorium bisa melakukannya.



Setelah gejala awal HIV menghilang, maka biasanya pasien akan tampak sehat tak kurang suatu apa pun juga. Baru sekitar 8 sampai 10 tahun kemudian timbul gejala khas HIV, yaitu infeksi oportunistik (pneumonia, infeksi jamur, diare berkepanjangan), berat badan turun, dan kanker kulit Kaposi.



Terima kasih, semoga bermanfaat.


Terima kasih sudah membaca artikel "Gejala awal infeksi HIV/AIDS? (,)", semoga bermanfaat :)

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    0 komentar:

    Post a Comment

    DISCLAIMER

    Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)