10 Maret 2012

Obat Demam

Seorang Sahabat bertanya begini:


Kalau demam, kepala panas, kaki dan tangan terasa dingin, apa obat yang cocok untuk mengatasinya?

Demam adalah naiknya suhu tubuh di atas normal. Suhu tubuh normal berkisar 37 derajat Celcius, sedangkan demam jika suhu tubuh lebih dari 37,5 derajat Celcius (diukur di mulut) atau lebih tinggi dari 37,3 derajat Celcius (diukur di ketiak). Walaupun demikian, umumnya demam baru dianggap serius jika suhu tubuh sudah mencapai 38 derajat Celcius atau lebih.



Gejala



Demam hanyalah gejala dari suatu sebab yang mendasarinya. Ada berbagai macam sumber penyebab demam, antara lain adalah:


  • Infeksi virus

  • Infeksi bakteri

  • Infeksi jamur

  • Obat-obatan seperti antibiotik beta laktam, prokainamid, isoniazid, dll.

  • Penyalahgunaan amfetamin

  • Sakau alkohol


Pada penyakit infeksi, demam berfungsi sebagai salah satu bentuk pertahanan tubuh. Dengan naiknya suhu tubuh, bakteri atau virus menjadi terhambat perkembangannya dan cenderung lebih mudah mati.



Pengobatan



Jika demam hanya ringan dan tidak menimbulkan rasa tidak nyaman, maka demam tidak perlu diobati. Lain halnya jika sudah menyiksa, demam sebaiknya segera diobati.



Pengobatan demam dilakukan dengan pemberian antidemam. Obat-obat antidemam antara lain:


  1. Asetaminofen atau parasetamol. Obat penurun demam ini aman diberikan baik pada bayi, ibu hamil, maupun orang dewasa.

  2. Ibuprofen. Obat ini hanya dapat digunakan pada pasien yang berusia 6 bulan ke atas. Salah satu efek samping obat ini adalah menyebabkan nyeri lambung, oleh karena itu sebaiknya diminum sesudah makan.


Selain dengan pemberian obat, beberapa hal lain perlu diperhatikan agar demam cepat turun atau tidak bertambah parah.



Penggunaan kompres air hangat biasanya sangat membantu menurunkan demam, selain dapat memberikan rasa nyaman pada penderita. Hindari memberikan kompres air dingin karena dapat memperparah demam.



Penderita demam sebaiknya tidak memakai baju yang tebal, karena hal ini malah dapat meningkatkan suhu tubuh.



Penderita demam juga sebaiknya banyak minum. Jika tidak dapat terjadi kekurangan cairan atau dehidrasi.



Karena demam hanyalah gejala, maka penyebab yang mendasarinya harus dicari dan diatasi. Jika karena infeksi bakteri, dapat diberikan antibiotik. Jika karena obat-obatan tertentu, maka obat tersebut harus segera dihentikan. Demikian seterusnya.



Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

DISCLAIMER

Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)