Selasa, 29 Mei 2012

Cara mengobati luka bernanah

Dok, kemarin kakiku tergores pagar, tidak terlalu dalam sih. Tapi hari ini mulai nyeri berdenyut, bengkak, dan timbul nanah. Bagaimana mengobatinya? Terima kasih

Salah satu komponen penting sistem pertahanan tubuh adalah kulit. Selain penting, kulit juga merupakan komponen lini depan. Kulit menjadi benteng terhadap invasi bakteri, jamur, virus, parasit, dan benda berbahaya lainnya yang berasal dari luar tubuh.

Jika kulit rusak atau tergores, yang analog dengan dinding benteng yang jebol, maka akan mudah terjadi invasi musuh, dalam hal ini kuman-kuman patogen. Jika jaringan sudah diinvasi, maka kuman akan merajalela dan menimbulkan kerusakan.

Dalam kasus Sahabat di atas, adanya goresan pada kaki akan menjadi pintu masuk (port d’ entry) bakteri. Setelah melewati kulit, bakteri akan tiba di dalam jaringan bawah kulit yang lingkungannya sangat sesuai dengan kebutuhan bakteri, baik suhu, pH, ketersediaan makanan, dan lain-lain. Di tempat ini, bakteri akan berkembang biak dengan pesat. Proses invasi dan perkembangbiakan bakteri disebut infeksi.

Adanya serangan bakteri tidak dibiarkan begitu saja oleh tubuh. Sistem pertahanan akan aktif dan mulai menyerang bakteri yang ada di jaringan . Terjadilah pergumulan antara bakteri dan sistem pertahanan. Tanda-tandanya adalah muncul gejala peradangan. Setidaknya ada 5 tanda peradangan, yaitu lokasi infeksi akan bengkak, nyeri, merah, hangat, dan keluar cairan atau nanah.

Nah, untuk mengatasi infeksi serta peradangan yang menyertainya adalah dengan membasmi biang keladinya, yaitu bakteri penginvasi. Caranya dengan memberi antibiotik, baik yang diminum maupun yang dioleskan di lokasi infeksi. Selain itu, biasanya juga akan diberikan obat-obat untuk meredakan gejala peradangan: nyeri, bengkak, merah, dan hangat. Jika nanah banyak, dapat dilakukan pembersihan dengan cara drainase.

Demikian, semoga bermanfaat ...


NB: Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...

Baca juga:

    4 komentar:

    Mimi mengatakan...

    Ooh... begitu ya Pak Dokter. Makasih udah sharing ya

    Unknown mengatakan...

    Sebaiknya bila luka bernanah jangan diberi salep. Seharusnya bila luka bernanah kita kompres dengan cairan seperti rivanol. Karena prinsip luka adalah basah diobati dengan basah. Kering dengan kering

    IlhamHideto mengatakan...

    pak dokter
    saya kan abis jatuh
    abis itu di luka saya seperti ada daging baru berwarna kekuning2an
    apakah itu nanah?
    cara mengobatinya gmn yah?

    Ihsan Albar mengatakan...

    mantap sekali jawabannya .. exactly like my own experience. sekarang juga sedang mengalaminya. ya .. obat antibiotik memang dibutuhkan untuk hal ini.

    yang pasti tubuh juga menjadi lebih sensitif terhadap suhu, kadang disertai demam. sekarang lagi di olesin garamycin.

    Disclaimer

    Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)

    BANNER

    blog-indonesia.com




    Sepatah Kata

    Semoga tulisan-tulisan di CatatanDokter.Com dapat menjadi kontribusi kecil untuk sebuah cita-cita besar bangsa ini: 'Rakyat Sehat'.

    Tentang Penulis

    About Me Paisal Zain. Seorang praktisi kesehatan yang mencoba menuangkan pikiran dalam tulisan ilmiah populer kesehatan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.



    Kebijakan Copy/Paste

    Seluruh artikel di CatatanDokter.Com dapat dicetak, diperbanyak, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas, dengan tetap mencantumkan sumber artikel yaitu http://CatatanDokter.Com atau URL lengkap artikel tersebut.

    Partisipasi

    Silakan pasang link di bawah ini di website Anda.

    Langgan artikel via Email


    Preview | Powered by FeedBlitz