Penyakit ini umumnya menyerang paru-paru dan menimbulkan berbagai macam gejala di organ tersebut. Mulai dari batuk berkepanjangan, kadang-kadang disertai darah, sesak napas, sampai nyeri dada.
Sebenarnya, selain paru-paru, kuman TB juga dapat menyerang organ tubuh lain. Kuman dapat bersarang di tulang, ginjal, rongga perut, sendi, selaput otak, atau kulit. TB jenis ini disebut TB ekstrapulmoner. Angka kejadiannya cukup tinggi, yaitu sekitar 35% dari seluruh kasus TB.
Tulang Belakang
Tulang yang paling banyak terkena adalah tulang belakang, disusul tulang panjang.
Gejala yang timbul pada TBC tulang belakang antara lain adalah nyeri punggung atau pinggang, abses (benjolan berisi cairan), sampai patah tulang. Bahaya patahnya tulang belakang adalah kerusakan serabut saraf sehingga terjadi kelumpuhan pada kedua kaki.
Jika tulang lutut atau tulang paha yang terkena, akan timbul sakit pada sendi, terutama jika digerakkan, gerakan tulang menjadi terbatas, dan pembengkakan sendi.
Pengobatan TB tulang hampir sama dengan pengobatan TB paru, yaitu dengan menggunakan obat-obat antituberkulosis seperti INH, rifampisin, pirazinamid, etambutol, dan lain-lain. Jika sudah ada gangguan pada daerah lokal, misalnya ada patah tulang, maka dapat dipasang fiksasi. Jika ada abses, abses dikeluarkan, dan seterusnya.
Semoga bermanfaat ....
NB: Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. Caranya, cukup KLIK disini. Terima kasih ...
Baca juga:



4 komentar:
dokter nenek saya terkena tb tulang, bila menjalani pengobatan dan banyak istirahat, berapa lamakah penyembuhannya?terimkasih a/ jawabannya
Berapa lama penyembuhannya tergantung dari beratnya penyakit, kepatuhan berobat, dan lain-lain
lalu untuk penanganannya sendiri apa bisa kembali normal setelah pasien dengan TB tersebut mengalami operasi pengangkatan saraf pada tulangnya?
Pak dok.. Bener gak kalo asbesnya di buang kaki jd lumpuh.. Dan berapa biaya yg harus dikeluarkan untuk operasi tbc tulang.. Terima kasih..
Poskan Komentar