10 Juni 2012

Manfaat garam beryodium

Sejatinya, garam yang baru diproduksi dari ladang garam di pantai-pantai tidak mengandung yodium. Baru pada saat diproses di pabrik, yodium ditambahkan. Oleh karena itu, garam yang beredar di pasaran terdiri dari dua macam, garam beryodium dan garam tidak beryodium.



GAKY



Alasan utama penambahan yodium pada garam adalah untuk memenuhi kebutuhan mineral yodium (I) masyarakat. Sehingga mencegah timbulnya berbagai macam gangguan dan penyakit akbibat kekurangan yodium.



Kelompok penyakit yang disebabkan oleh kekurangan yodium disebut GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium). Contoh yang paling banyak terjadi di masyarakat adalah penyakit gondok. Pada penyakit ini kelenjar gondok yang ada di leher membesar, ada yang ukurannya kecil sebesar telor sampai ada yang sebesar buah pepaya.



Selain mencegah pembesaran kelenjar gondok, manfaat garam beryodium juga terlihat dalam perkembangan fisik dan otak seorang anak. Mereka yang kekurangan yodium, perkembangan fisiknya menjadi terhambat, kurang cekatan, dan kurang terampil. Selain itu, IQ atau kecerdasannya juga lebih rendah dibanding dengan anak cukup yodium.



Manfaat garam beryodium pada pertumbuhan dan perkembangan otak terjadi sejak bayi dalam kandungan. Oleh karena itu, ibu yang sedang hamil juga sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi garam beryodium. Bahkan janin yang dikandung oleh ibu yang kekurangan yodium berisiko mengalami aborsi, lahir mati, hingga cacat bawaan.



Ion Na dan Cl



Selain yodium, garam juga mengandung ion penting bagi tubuh, yaitu ion Natrium (Na) dan ion Klorida (Cl). Ion natrium mempunyai fungsi sangat penting untuk proses dalam tubuh, misalnya mengatur kontraksi otot, pergerakan impuls saraf, jumlah air dalam tubuh, dan lain-lain. Demikian pula ion klorida. Ion ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.



Walaupun sangat penting, konsumsi garam tidak boleh berlebihan, terutama bagi mereka yang mempunyai penyakit hipertensi dan jantung. Ion NaCl pada garam dapat meningkatkan tekanan darah dan memaksa jantung bekerja ekstra sehingga dapat terjadi stroke atau serangan jantung.



Demikian, semoga artikel ‘Manfaat Garam Beryodium’ ini bermanfaat. Terima kasih :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

DISCLAIMER

Semua tulisan yang ada dalam situs CatatanDokter.Com hanya bertujuan untuk edukasi dan informasi semata dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasehat, pemeriksaan, diagnosis dan pengobatan yang dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional medis lainnya. Semua informasi mengenai obat-obatan, terapi alternatif, suplemen makanan, dan lain-lain hendaknya tidak digunakan untuk mencegah atau mengobati penyakit. Jika Anda mempunyai masalah medis atau butuh nasehat medis, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Kami juga menganjurkan Anda untuk mencari informasi pembanding (second information) terhadap informasi yang ada dalam situs ini. Terima Kasih :)