Slider 1 mini Slider 2 mini

Monday, April 25, 2016

Perubahan di Negeri Kebab

Filled under:

Berikut ini adalah catatan perjalanan Ketua Umum BAZNAS Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc saat mengunjungi Turki.

Cerita yang mengagumkan bukan tentang gemerlap kota Istambul yang mencolok terlihat dari pesawat apabila melintasi Eropa,
atau para wanitanya yang berwajah elok,
tapi tentang kehidupan relijius yang semakin pesat luar biasa.

Turki benar-benar berubah 180 derajat sejak dipimpin Presiden Erdogan.

Hal yang sangat menakjubkan adalah suasana keagamaan rakyat Turki yang begitu antusias.
Sekarang masjid-masjid sangat ramai dengan pemuda yang beribadah dan juga kegiatan keislaman. TERUTAMA yang paling mengagumkan adalah ketika waktu SHALAT SUBUH datang, masjid di Turki sangat penuh sesak dengan jamaah yang didominasi KAUM MUDA , suasana yang mirip dengan di Indonesia, pada shalat Jum'at.

Dr. Didin mengingat kembali ketika dirinya berkunjung ke Turki sekitar tahun 1990-an,
saat itu Turki masih sangat sekuler.
Jangankan waktu shalat subuh, dikala adzan maghrib pun tidak ada yang pergi shalat berjamaah.

"Saat itu saya shalat hanya dengan istri dan anak, sebab tiada jamaah setempat yang datang." jelas Dr Didin.

Luar biasa dan yang lebih mencengangkan para remaja Turki ke masjid dengan mobil-mobil mewah di parkir di halaman masjid” ungkapnya.

Selain tingkat religiusitas masyarakat Turki yang menjadi lebih baik, kondisi ekonomi Turki saat ini juga sangat berkembang pesat.
Tanpa bantuan pinjaman luar negeri pemerintah Turki sanggup membangun, membuat perubahan signifikan dan mampu bersaing dengan negara maju dunia.

Peringkat ekonomi Turki melompat tinggi sekali dari 111 menjadi peringkat 16 dunia,
sehingga saat ini Turki masuk daftar 20 negara kuat (G20).

Pendapatan perkapita penduduk pun naik dari $3.500 USD (2003)..
menjadi $11.000 USD (2013).. dan terus menanjak.

Pemerintah Turki sebelumnya serius mencanangkan 3 Program Nasional yaitu:

1⃣ Gerakan Shalat Subuh
     berjamaah di Masjid.
2⃣ Gerakan Infaq Sedekah.
3⃣ Gerakan Ekonomi Umat.

❤ Program terobosan GERAKAN shalat SUBUH berjamaah di MASJID memperoleh sambutan luar biasa dari masyarakat, dengan hasil mencengangkan.

Shalat subuh menjadi sangat ramai seperti  shalat jumat di Indonesia.
Tentu saja keberkahan shalat subuh berjamaah mendapatkan hasil di luar nalar, dibuktikan dengan teratasinya berbagai kesulitan nasional Turki yang sebenarnya tidak mudah, apalagi Eropa beberapa tahun lalu menderita krisis ekonomi.

Apa kabar dengan Indonesia kita.. ?!

Kapan negeri yang berpenduduk mayoritas Muslim ini menjadi negeri yang berelijius tinggi.. ?!
Semoga tak lama lagi.

Tolong bantu bagikan agar banyak muslimin mengambil  manfaat, ibrah/pelajaran serta hikmah dari fenomena menarik ini.

❤ Jangan lupa bagikan info ini..
agar semua MUSLIM INDONESIA TERGERAK hatinya untuk melaksanakan SHUBUH berjamaah di MASJID,
karena Allah sendiri yang menjamin kehidupan orang-orang yang mau bergegas shalat berjam'ah dimasjid.

Dan shalat yang PALING  BERAT adalah shalat SHUBUH berjamaah di MASJID...

Posted By Freelance Writer7:00 PM

Friday, April 22, 2016

Kondisi Wanita di Surga

Filled under:

✍🏻Penulis : Sulaiman Ibn Sholih al Kharasy

✍🏻Penerjemah: Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy

📜Judul Asli : Ahwaalun Nisaa Fil Jannah

Seorang wanita tidak akan telepas dari beberapa kondisi berikut ketika hidup di dunia:

1⃣Meninggal dunia sebelum ia menikah

2⃣Meninggal setelah ditalak oleh mantan suaminya dan belum menikah lagi

3⃣Seorang wanita bersuami akan tetapi suaminya tidak masuk surga bersamanya [na’udzu billah]

4⃣Meninggal dunia setelah menikah

5⃣Suaminya meninggal dunia, sehingga dia hidup sendiri tanpa suami sampai meninggal dunia

6⃣Suaminya meninggal dunia kemudian dia menikah dengan laki-laki lain.

Ini adalah keadaan-keadaan yang terjadi pada wanita di dunia, dan setiap keadaan akan di jumpai di surga.

1⃣Adapun wanita yang meninggal dunia sebelum menikah, maka kondisi ini akan dinikahkan oleh Allah azza wajalla di surga dengan laki-laki penduduk dunia, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Di surga tidak ada yang hidup melajang.” (HR: Muslim).

Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata, "Jika seseorang belum menikah di dunia, maka Allah akan menikahkannya di surga dengan seseorang yang menyejukkan pandangannya di surga, sesungguhnya kenikmatan-kenikamatan di surga tidak terbatas pada seorang laki-laki saja, akan tetapi kenikamatan itu untuk laki-laki dan juga wanita. Dan diantara kenikmatan itu adalah azzawaj (pasangan).

2⃣Kondisi wanita yang juga telah di talak oleh suaminya, kemudian tidak menikah sampai ia meninggal dunia juga seperti point pertama.

3⃣Kondisi wanita yang suaminya tidak masuk surga, juga seperti kondisi yang pertama.

Syaikh Utsaimin rahimahullah berkata,” seorang wanita, jika ia adalah wanita penghuni surga lantas ia belum menikah atau suaminya bukanlah seorang penghuni surga, maka jika wanita itu telah masuk surga di sana ada laki-laki dari kalangan laki-laki dunia dunia yang belum menikah. Maka wanita itu akan menikahi salah seorang diantara mereka.

4⃣Adapun seorang wanita yang meninggal setelah ia menikah, maka ia di surga bersama dengan suaminya yang telah ditinggalkannya itu.

5⃣Kondisi wanita yang suaminya meninggal dunia, kemudian setelah itu dia tidak menikah sampai ia meninggal dunia, maka suaminya itu akan mennjadi suaminya di surga.

6⃣Kondisi seorang wanita yang suaminya meninggal dunia, kemudian ia menikah setelah itu (setelah masa habis masa iddahnya-Pent), maka ia akan bersama dengan orang yang terakhir ia nikahi. Walau suaminya banyak. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam,” seorang wanita adalah milik pasangan terakhirnya.” (Silsilah al ahadiitsu ash shohihah karya syaikh al Bani rahimahullah).

Begitu pula berdasarkan perkataan hudzaifah radhiyallhu ‘anhu pada istrinya,” jika engkau ingin menjadi istriku di surga kelak maka janganlah engkau menikah setelah aku meninggal dunia, karena sesungguhnya seorang wanita  di surga adalah milik suaminya yang terakhir di dunia. Oleh karena itu Allah mengharamkan istri-istri Nabi untuk menikah (semoga Allah senantiasa meridhaoi mereka) setelah nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mennggal dunia, karena mereka adalah istri-istri nabi di surga.

Walahu a’lam bish showab.

🌐 Sumber link:
http://www.almunawy.com/2014/04/keadaan-keadaan-wanita-dunia-di-surga.html?m=1

🌐Sumber Asli: saaid.net

Posted By Freelance Writer1:48 AM

Wednesday, April 20, 2016

Kehilangan Kendaraan Saat Parkir Wajib Diganti Pengelola

Filled under:

Keputusan Mahkamah Agung :
KEHILANGAN KENDARAAN SAAT PARKIR
Wajib Diganti Pengelola
http://goo.gl/NatVhD via @detikcom

Angin segar berhembus dari Jl Medan Merdeka Utara. Bagi masyarakat yg pernah kehilangan kendaraan, baik motor ato mobil bisa gunakan dasar putusan Mahkamah Agung ini utk minta ganti rugi kepada pengelola parkir.

Lewat putusan Peninjauan Kembali (PK) tgl 21 April 2010, setiap penyedia layanan parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang dgn sejumlah uang senilai kendaraan yang hilang.

Putusan yang baru keluar ini berdasarkan permohonan PK perkara 124/PK/PDT/2007 yg diajukan oleh PT Securindo Pacatama Indonesia (SPI) yang mengelola parkir.

PT SPI minta PK atas putusan kasasi yg menangkan Any Gultom untuk dibebaskan dari kewajiban membayar ganti rugi. Sayangnya, putusan PK yang dibuat oleh 3 hakim agung yaitu M Imron Anwari, Timur Manurung, Hakim Nyakpha menguatkan putusan Kasasi yaitu PT SPI harus mengganti kendaraan yang hilang.

“Dengan putusan tersebut maka pengelola parkir tdk dpt lagi berlindung dengan klausul baku pengalihan tanggung jawab yang bebunyi: "Segala kehilangan bukan tanggung jawab pengelola parkir", kata kuasa Hukum Any, David Tobing kepada detik.com.

PK ini otomatis menguatkan 3 putusan di bawahnya yaitu putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, putusan Pengadilan Tinggi Jakarta serta Putusan Mahkamah Agung.

Posted By Freelance Writer7:39 PM
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...